INFO TEKNOLOGI

Grab Ingatkan Kembali 5 Fitur Keselamatan Berkendara dan Anti Pelecehan Seksual

Laporan Agustina Suminar | Senin, 27 Mei 2019 | 14:15 WIB
Lima fitur aplikasi Grab untuk keselamatan berkendara dan antisipasi pelecehan seksual. Foto: Restu Indah suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Anda salah satu pengguna aplikasi Grab? Kalau iya, tentu Anda harus mencermati 5 fitur di aplikasi yang belum banyak diketahui banyak orang ini. Kelima fitur tersebut tergolong penting karena berfokus pada keselamatan berkendara dan cara mengantisipasi terjadinya pelecehan seksual, tidak hanya bagi pengendara tetapi juga pada mitra.

Satrya Pinandita (Dito) Public Relations Assistant Manager Grab mengatakan, kelima fitur ini telah diluncurkan sejak pertengahan tahun 2018 lalu dan dapat mengurangi aduan pelecehan seksual hampir 50 persen.

"Dengan adanya fitur ini, aduan pelecehan seksual terutama melalui telepon, dengan adanya fitur free call ini dapat berkurang 30-50 persen," kata Satrya Pinandita atau sering dipanggil Dito saat mengunjungi Kantor Radio Suara Surabaya, Senin (27/5/2019).


Satrya Pinandita (dua dari kanan) beserta karyawan Grab lainnya saat berfoto bersama dengan pegawai Suara Surabaya Media di Kantor Suara Surabaya, Senin (27/5/2019). Foto: Didik suarasurabaya.net


Pertama adalah fitur Share My Ride. Dalam fitur ini, penumpang dapat membagikan lokasi perjalan mereka ke berbagai sosial media. Dengan begitu, progress perjalanan Anda dapat diketahui, begitu juga dengan lokasi tujuan, estimasi kedatangan, beserta data driver yang sedang mengantar Anda ke alamat yang dituju.

Kedua adalah fitur Tombol Darurat, yang mana penumpang dapat mendaftarkan 3 nomor kontak darurat sebelum perjalanan. Sehingga jika dalam perjalanan mengalami kondisi emergency, penumpang dapat menekan tombol tersebut di aplikasi dan nantinya akan tersambung otomatis ke 3 nomor darurat yang didaftarkan.

"Kedepan, kita mau kerjasama dengan pemerintah agar saat penumpang mengklik (tombol darurat, red), langsung langsung ter-notify ke pihak yang berwajib," kata Dito.

Ketiga adalah fitur Penyamaran Nomor Telpon untuk dapat melindungi privasi nomor telpon baik bagi penumpang maupun bagi pengemudi.

"Jadi pada saat mitra pengemudi nelpon penumpang atau sebaliknya, yang masuk itu nomor telpon samar, jadi bukan nomor aslinya. Dan setelah perjalanan selesai, nomor itu sudah tidak bisa dihubungi kembali," papar Dito kepada suarasurabaya.net.

Keempat adalah fitur Free Call, dimana penumpang maupun pengemudi dapat menelpon dengan menggunakan data internet alias bebas pulsa.

Terakhir adalah fitur Verifikasi Wajah. Dengan fitur ini, pengemudi dan penumpang hanya bisa melakukan penerimaan maupun pemesanan dengan akun Grab milik mereka sendiri.

"Pada saat log in, mereka harus memverifikasi wajah, nggak cuma satu sisi saja di depan, tetapi kiri-kanan juga. Jadi ketahuan orang yang pakai aplikasi adalah orang yang terdaftar," tambahnya.

Selain itu, Grab juga mengadakan reguler training di Grab Driver Center agar para pengemudi dapat mematuhi lalu lintas dan mengetahui aturan yang tidak bersinggungan dengan pelecehan seksual.

Tidak hanya pelatihan tatap muka, pengemudi juga dapat mengikuti pelatihan daring dengan target waktu yang telah ditentukan dalam seminggu. Jika mereka belum memenuhi target tersebut, maka calon pengemudi tidak dapat melakukan log in sebagai driver.

Khususnya, hal ini untuk mengantisipasi adanya pelecehan seksual maupun kesalahpahaman antara pengemudi dan penumpang saat perjalanan.

"Misal bagaimana cara membangunkan penumpang yang ketiduran, caranya bisa dengan ditelpon penumpangnya dulu, kalau belum bangun bisa mengeraskan musik, nyetir sedikit terus di rem, dengan alarm dan sebagainya, jadi tidak ada kontak fisik," imbuhnya.

Kedepan, Grab akan membangun shelter atau Grab Lounge yang berjarak 400 meter dari Terminal Purabaya (Bungurasih), sebagai titik tunggu para penumpang maupun pengemudi. Dengan adanya shelter tersebut, Grab berharap agar para penumpang dan mitra lebih terlindungi dan nyaman.(tin/rst)
Editor: Restu Indah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
X
BACA LAINNYA