INFO TEKNOLOGI

Tampilkan Asgard, Bantu Bercocok Tanam di Lahan Minim

Laporan J. Totok Sumarno | Selasa, 05 Maret 2019 | 20:02 WIB
Peralatan canggih, Asgard untuk membantu masyarakat bercocok tanam pada lahan minim. Foto: Istimewa
suarasurabaya.net - Sebanyak 40 mahasiswa Teknik Komputer Angkatan 2018 Stikom Surabaya berkolaborasi membuat sebuah alat otomatis dalam sektor pertanian dan perkebunan bertajuk Automatic Smart Garden (Asgard) yang ditampilkan dalam pameran tahunan bornsister.

Karya yang berfokus pada implementasi teknologi otomasi di sektor pertanian dan perkebunan ini, diharapkan dapat membantu petani untuk melakukan cocok tanam di dalam ruangan. Selain itu mahasiswa juga mendapat informasi serta visi ke depan tentang Revolusi Industri 4.0 pada sektor tersebut.

Geraldhi Aditya Putra Mahayadnya Ketua Panitia bornsister menyampaikan Dengan menggabungkan beberapa sensor yaitu sensor suhu, sensor kelembapan udara, sensor kelembapan tanah dan desain tempat, menghasilkan alat yang canggih bagi masyarakat perkotaan yang tidak memiliki lahan lebih untuk bercocok tanam khususnya tanaman-tanaman dari pegunungan.

"Alat ini cocok bagi masyarakat perkotaan yang tidak memiliki lahan luas untuk bercocok tanam. Dengan memadukan sejumlah perangkat dan elemen, maka alat canggih ini sangat bermanfaat untuk mereka yang ingin bercocok tanam tapi tidak memiliki lahan karena alat ini cukup membantu," terang Geraldhi, Selasa (5/3/2019).


Lebih jauh Geraldhi menjelaskan bahwa dari beberapa sensor tersebut disatukan sehingga menjadi Asgard, yang dapat memenuhi kebutuhannya sendiri, mulai dari air, kelembaban udara, suhu, dan cahaya.

Tanaman dapat tumbuh tanpa paparan sinar matahari dengan cara menyalakan lampu grow light, dan lampu bohlam. Kebutuhan pencahayaan pada tanaman dikontrol sesuai jadwal menggunakan real time clock.

Dan ketika tanahnya tidak stabil, kebutuhan air pada tanaman dibaca melalui sensor kelembaban tanah yang ditanam pada tanah dekat tanaman. Sehingga alat ini dapat mengeluarkan air. Ketika humidifier dinyalakan dapat menstabilkan kelembapan udara secara otomatis yang dipasang di dinding alat.

Pameran ini diselenggarakan di Stikom Surabaya selama 2 hari Selasa (5/3/2019) sampai dengan Rabu (6/3/2019) di Ruang Expo lantai 1 kampus Stikom Surabaya. Pameran bornsister merupakan tradisi bagi mahasiswa S1 Teknik Komputer guna menciptakan karya terkait disiplin ilmu di bangku perkuliahan.(tok/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.