INFO TEKNOLOGI

Giliran Google dan YouTube yang Disidang Setelah Facebook

Laporan Agustina Suminar | Minggu, 15 April 2018 | 12:33 WIB
Mark Zuckerberg CEO Facebook, saat menghadiri sidang Kongres Amerika Serikat terkait kebocoran data 87 juta pengguna Facebook. Foto: Reuters
suarasurabaya.net - Mark Zuckerberg CEO Facebook pekan ini menjadi tajuk utama karena menjalani sidang selama dua hari berturut-turut untuk memberikan keterangan pada anggota Kongres Amerika Serikat mengenai kebocoran data 87 juta pengguna Facebook.

"Saya rasa dua perusahaan berikutnya yang harus ada di kursi panas adalah YouTube, divisi Google, dan yang satu lagi antara Twitter atau Reddit," kata Raj Goel, CTO Brainlink International, dilansir dari FOX Bussiness.

Antara melansir, spesialis keamanan siber ini menyatakan Google juga melakukan penambangan data dan profil persis seperti yang Facebook lakukan.

"YouTube sangat sangat aktif digunakan oleh kampanye bermuatan disinformasi, politik maupun penipu," kata Goel.

Goel juga menilai Twitter sama seperti Facebook dan Google. Namun, Twitter tidak melakukan cukup aksi memerangi disinformasi karena khawatir akan kehilangan aset utamanya, yakni akun pengguna.

Terhadap sidang Zuckerberg, Goel memberi nilai B minus atas penampilannya selama dua hari. Ia juga memberikan nilai D minus untuk kejujuran dan transparansi.

"Dia berbohong dengan baik. Dia berulang kali menyatakan pengguna memiliki kontrol terhadap informasi. Tidak, coba saja hapus akun Facebook Anda," kata dia. (ant/tna)
Editor: Restu Indah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.