INFO TEKNOLOGI

Cubeacon, Startup Asal Surabaya Juara I ASEAN ICT Award 2016

Laporan Ika Suryani Syarief | Sabtu, 26 November 2016 | 10:41 WIB
Tiyo Avianto Direktur Utama Cubeacon (paling kiri) menerima penghargaan ASEAN ICT Award (AICTA) 2016 di Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam pada 25 November 2016. Foto: Facebook Avianto Tiyo
suarasurabaya.net - Cubeacon, perusahaan rintisan teknologi (startup) asal Kota Surabaya meraih juara pertama kategori Private Sector di ASEAN ICT Award (AICTA) 2016. Penghargaan diterima Tiyo Avianto Direktur Utama Cubeacon di Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam pada 25 November 2016.

Acara tersebut dihadiri Rudiantara Menteri Komunikasi dan Informatika, Farida Dwi Cahyarini Sekretaris Jenderal Kominfo, perwakilan dari Kementerian Luar Negeri dan Duta Besar Republik Indonesia untuk Brunei Darussalam.

Tiyo Avianto Direktur Utama Cubeacon, mengaku tetap optimis meski lawannya berasal dari negara yang memiliki banyak inovasi.

"Saya nothing to lose saja. Mengingat Cubeacon juga sudah meraih beberapa penghargaan di lingkup Indonesia dan asia pasifik," katanya kepada suarasurabaya.net, Sabut (26/11/2016).

Sebelumnya, Cubeacon telah meraih juara pertama Indigo Apprentice Award 2015, juara pertama Indonesia ICT Award 2015 dan juara kedua Asia Pacific ICT Alliance 2015.

Proses seleksi ASEAN ICT Award (AICTA) 2016 dimulai saat Kemenkominfo menyeleksi belasan startup dari berbagai daerah di Indonesia. Startup terpilih lantas mengirimkan proposal dan video pada Maret-Juni lalu. Setelah mengalahkan pesaing lainnya, Cubeacon masuk ke babak final yang diselenggarakan pada Oktober di Yangoon, Myanmar.

Penjurian dilakukan melalui presentasi selama sepuluh menit, set up alat selama tiga menit dan menjawab pertanyaan juri selama tiga menit serta diakhiri closing selama tiga menit. Saat presentasi, Cubeacon menekankan pada dampak temuan serta manfaat bagi kehidupan manusia bukan aspek teknis.

Dari hasil penilaian dewan juri, Cubeacon mendapatkan total nilai 6.87. Karya besutan PT Eyro Digital Technology itu mengalahkan peserta dari Singapura dan Thailand.

Penilaian ASEAN ICT Award lebih rumit dan obyektif daripada penilaian ajang sejenis karena keputusan sepenuhnya ada di juri dan representasi negara bersifat netral.

Cubeacon merupakan sebuah startup yang bergerak di bidang iBeacon, Backend as a Services (Baas), dan hardware sekaligus Cubeacon Box.

Cubeacon merupakan perangkat pemancar bluetooth berbentuk kubus kecil. Di dalamnya tersimpan chip Bluetooth 4.0 yang dapat menjangkau perangkat mobile dalam radius 100 meter serta baterai kancing standar dengan estimasi daya tahan hingga dua tahun.

Dengan Cubeacon, pebisnis dapat menyebarkan informasi promosi produk atau layanannya dengan praktis, mudah dan efektif. Sementara untuk penggunaan pribadi dapat berfungi sebagai tracker atau pencari jejak. Misalnya jika diletakkan dalam tas dan tas itu hilang, maka cubeacon dapat membantu melacak posisi tas itu dengan menggunakan aplikasi Cubeacon pada smartphone. (iss/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
X
BACA LAINNYA